fbpx

Info Jurusan Kedokteran

Setiap tahun, Ilmu Kedokteran menjadi jurusan favorit dalam berbagai seleksi mahasiswa baru. Peminat kuliah kedokteran  memang tinggi, dan tidak terbatas pada kampus negeri saja.

Nah, jika kamu berencana mengambil studi kedokteran, simak berbagai informasi tentang bidang tersebut dari Bimbel Educate berikut ini.

Info Jurusan Kedokteran, Lengkap Hingga Matkulnya | Educate
Info Jurusan Kedokteran, Lengkap Hingga Matkulnya | Educate 0

Masa studi

Seperti halnya pendidikan sarjana di jurusan lain, kuliah S-1 kedokteran butuh empat tahun masa studi. Setiap fakultas  kedokteran juga memiliki sistem pendidikan berbeda, ada yang menerapkan blok, ada yang memakai sistem kredit  semester (SKS). Meski demikian, mata kuliah yang dipelajari umumnya sama.

Banyak Hafalan

Kuliah kedokteran menuntut mahasiswanya mampu menghafal banyak materi kuliah, misalnya anatomi tubuh dan fungsinya serta obat-obatan. Enggak lucu kan kalau dokter selalu membuka buku saat sedang memeriksa pasiennya?

Praktikum

Selain banyak menghafal, kuliah kedokteran juga diisi berbagai praktikum di laboratorium. Mahasiswa kedokteran harus akrab berkutat dengan mikroskop, preparat, hingga kadaver alias mayat yang dijadikan alat belajar anatomi.

Biaya Kuliah

Fakta yang satu ini sepertinya sudah diketahui oleh masyarakat luas. Ya, orang tua harus menyediakan uang ratusan juta rupiah untuk menyekolahkan anak tersayangnya di Fakultas Kedokteran dengan harapan akan anaknya bisa lulus menjadi seorang dokter.

Fakta satu ini berlaku khususnya untuk universitas swasta, tetapi perlu diketahui apabila masuk FK di universitas negeri dengan jalur mandiri pun biayanya hampir sama hanya beda tipis.

Namun jika kamu bisa lolos seleksi melalui jalur SBMPTN, biaya untuk masuk di Fakultas Kedokteran masih terjangkau, tetapi ini juga tergantung pada kebijakan tiap-tiap universitas. Bukan cuma soal biaya saja, perkara persaingan masuk ke FK juga bukan perkara mudah. Saingannya bok….liat aja udah mules.

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia

Menurut sumber, berikut adalah 5 Kampus kedokteran terbaik d Indonesia:

Universitas Airlangga
Universitas Brawijaya
Universitas Gadjah Mada
Universitas Indonesia
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Sistem KRS dan Sistem Blok

Fakultas Kedokteran menggunakan sistem blok, jadi tidak ada yang namanya pengisian KRS seperti di fakultas-fakultas lain, karena mata kuliah yang akan kita ambil semua sudah ditentukan pihak kampus. Di dalam 1 blok terdapat bermacam-macam mata kuliah, dengan segala praktikum, tuga,s dan ujian yang berbeda-beda.

1 blok biasanya ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 bulan, dan bisa 7 kali atau bahkan lebih ujian yang harus dijalani, dari mulai ujian praktikum, skills lab, ujian blok, dan belum lagi nanti ada presentasi dan lain-lain. Dan ini akan terus dihadapin sampe nanti sudah jadi dokter!

Dokter Muda dan KOAS

Jika sudah lulus menjadi Sarjana Kedokteran (S.Ked) yang biasa ditempuh paling cepat 3,5 tahun, mahasiswa kedokteran harus mengikuti KOAS di rumah sakit dengan berbagai stase.

Contoh stase yakni anak, kulit kelamin, mata, penyakit dalam, dan lain-lain. Setiap stasenya ada ujian, presentasi, dan lain-lainnya juga, yang pastinya kamu juga masih harus belajar juga setiap harinya. Oh iya, konon katanya di KOAS ini banyak mahasiswa yang menemukan pasangannya, lho!

Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)

Selesai mengikuti KOAS selama 1,5 tahun (kalau lancar dan tidak ada halangan), mahasiswa Fakultas Kedokteran masih harus menghadapi Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang akan menentukan kelulusan dan kelayakannya untuk menjadi dokter. UKDI ini semacam UAN, dan pastinya harus BELAJAR BANGET!

Setelah lulus UKDI, seorang dokter juga masih wajib untuk mengikuti internship selama satu tahun, barulah kemudian bisa mendapatkan Surat Izin Praktik (SIP). SIP ini digunakan sebagai bukti bahwa kamu sudah layak dan bisa membuka praktik secara resmi untuk mengobati para pasien.

Oh iya, walau sibuk dengan kuliah, anak FK juga tetap harus bersosialisasi. Bergabung dengan kegiatan sosial guna mengasah jiwa empati, sehingga nanti kita bisa menjadi dokter yang memiliki rasa empati yang tinggi.

Semangatlah calon mahasiswa kedokteran, semangat calon teman sejawat! Jika memang cita-cita kalian untuk menjadi seorang dokter kejar dan berusahalah! Jangan khawatirkan tugas, ujian dan apapun rintangannya, kalian pasti akan mampu melewatinya!

Sumber: okezone.com, selasar.com, hipwee.com

Baca Artikel Lainnya

Yang bisa bantu kamu jadi lebih siap menghadapi SBMPTN

Lihat artikel Lainnya

Leave a Reply

1
Salam, ada yang bisa kami bantu?
Powered by