fbpx
Category

Kedokteran

anak pesantren masuk kedokteran

By | Kedokteran | No Comments

Anak pesantren bisa masuk kedokteran? Bisa kah?

Wahai Pejuang PTN. Tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini jurusan kedokteran adalah jurusan yang paling favorit. Alasannya jelas, karena kesehatan adalah hal yang utama dan dokter adalah profesi yang bisa menolong seseorang mengobati sakit. Belum lagi image yang ada saat ini mengenai dokter terutama di sinetron-sinetron yang kesannya wah, waw hingga ahay!

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah? | PedagoCamp

Masalahnya nih Pejuang PTN, kedokteran adalah jurusan yang “IPA banget. Bagaimana tidak, ilmu kedokteran berkaitan dengan ilmu biologi untuk mempelajari anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Belajar tentang kuman, pathogen, virus, sel, toksin, dan lainnya yang menjadi agen penyebab sakitnya manusia.

Selain biologi seorang dokter juga harus memahami kimia untuk mengetahui reaksi enzim, reaksi hidrolisis (sampai kaka sendiri pusing menulisnya), dan reaksi-reaksi lainnya yang dibutuhkan untuk memahami sebab akibat manusia bisa sakit dan cara mengobatinya. Ga Cuma itu Pejuang PTN, seorang dokter juga harus menguasai ilmu matematika untuk menghitung racikan obat yang ditulis dalam resep hingga ilmu fisika untuk menghitung ukuran radiasi yang tepat bila pasien membutuhkan penanganan pengobatan yang berhubungan dengan X-ray, rontgen dan masih banyak lainnya.

Terus pertanyaan yang mendasar buat kita semua dan mungkin buat Pejuang PTN, sebenarnya anak pesantren bisa masuk kedokteran kah? Bagaimana ya caranya? Anak-anak PESANTREN masuk kedokteran itu memang sulit (saya tidak mengatakan tidak bisa karena belum ada info valid mengenai hal ini Pejuang PTN) lewat jalur undangan atau SNMPTN atau istilah lainnya nanti di tahun ini yang selalu berubah-ubah. Kenapa sulit? Karena jalur masuk PTN tanpa tes menilai siswa dari rapotnya. Bila rapot Pejuang PTN tidak ada nilai-nilai mata pelajaran IPA, lalu bagaimana Pejuang PTN bisa dipertimbangkan untuk diterima di jurusan kedokteran? Simple nya begitu. Jadi lupakan saja masuk kedokteran di PTN lewat jalur undangan atau SNMPTN.

Jalur yang bisa Pejuang PTN tempuh adalah jalur ujian tulis. Pejuang PTN akan bertarung, berkompetisi secara jantan, fair layaknya seorang kesatria lewat seleksi SBMPTN. Yoi guys wahai Pejuang PTN yang anak PESANTREN. Pejuang PTN tuh orang-orang pilihan yang siap bertarung secara jantan. Jangan berkecil hati ya. Ingat! Ujian tulis tidak pernah memasang syarat untuk masuk jurusan kuliah IPA harus anak IPA jurusan PESANTREN harus anak PESANTREN. Kita lihat betapa banyaknya anak IPA yang masuk jurusan PESANTREN alias pindah jurusan.

Nah di sini kaka mau sedikit memberi tpesantren buat Pejuang PTN anak PESANTREN bisa masuk kedokteran di PTN. Apa saja itu tpesantren nya?

Ini dia tpesantren-tpesantrennya:

Tpesantren Jitu anak pesantren bisa masuk kedokteran

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah? | PedagoCamp 1

Tpesantren 1: Fokuskan kegiatan untuk belajar menghadapi SBMPTN.

Buat Pejuang PTN yang anak PESANTREN, Pejuang PTN merasa suasana kelas anak PESANTREN jauh lebih berisik, ribut dan ramai seperti di medan perang Bandung Lautan Api dibandingkan anak IPA yang sunyi senyap seperti di dalam Goa. Hal itu wajar karena anak PESANTREN memiliki jiwa sosial yang ingin memahami antar manusia dengan bergaul. Sementara anak IPA ingin memahami alam dari keteraturan yang dimilikinya yang tergambar dalam rumus-rumus.

Walaupun kelas Pejuang PTN ramai, banyak godaan yang mengajak Pejuang PTN untuk bermain, jalan-jalan bahkan tidur di belakang kelas. Cobalah untuk berkorban untuk menolak semua ajakan tersebut dan yakinlah Pejuang PTN bisa bermain, jalan-jalan, dan tidur sepuasnya (kalau perlu tidurnya main-main sambil jalan-jalan) setelah Pejuang PTN lulus SBMPTN masuk kedokteran di PTN.

Kalau Pejuang PTN takut dikucilkan teman? Bilang baik-baik ke mereka “Bro, sist, kalian main aja dulu tapi jangan ngajak gue, gue mau masuk kedokteran, kalo lu ntar sakit gua yang rawat deh. GRATIS. Kalo lu mau buka bisnis rumah sakit ntar gua yang bantu deh” niscaya teman-teman Pejuang PTN mentertawakan Pejuang PTN dan dibalik tawa mereka ada satu dua cewek yang menaruh hati pada Pejuang PTN (yaampun balik lagi jadi sinetron).

Kalau Pejuang PTN masih sulit fokus, Pejuang PTN bisa mencoba belajar di bimbel karantina persiapan SBMPTN karena di bimbel tersebut suasana akan dikondisikan sekondusif mungkin agar Pejuang PTN konsentrasi belajar persiapan SBMPTN hingga Pejuang PTN masuk kedokteran di PTN. Atau Pejuang PTN bisa panggil guru-guru yang emang jago mengatasi soal-soal SBMPTN. Ga harus dokter gurunya. Malah kalian akan lebih dapat manfaat kalo guru kalian itu memang kuliah di jurusan yang sesuai mapel SBMPTN. Misal guru matematika ya dari jurusan matematika, biologi ya dari jurusan biologi. Lebih paham mendalam mereka. Apalagi SBMPTN sekarang memakai soal High Order Thinking Skill (HOTS) jadi butuh penalaran yang lebih tinggi lagi. Mau cari guru-guru yang bisa ngajarin soal-soal HOTS? Pejuang PTN bisa klik di sini.

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah? | PedagoCamp 2

Tpesantren 2: Mulailah untuk mencoba pelajaran-pelajaran yang bukan berbasis menghafal, tetapi menghitung dan memahami konsep.

Pelajaran yang membutuhkan kemampuan menghafal tetap ada, tetapi sedikit berbeda, Contoh: Biologi. Bila sulit beradaptasi, maka Pejuang PTN bisa menggunakan bimbel karantina persiapan SBMPTN untuk membantu Pejuang PTN beradaptasi atau memanggil guru-guru yang memang jago di bidangnya di sini.

Tpesantren 3: Suka tidak suka harus mempelajari rumus-rumus dalam waktu singkat. Jangan dihafal, tapi pelajari konsepnya.

Karena menghafal rumus jauh lebih memusingkan dan bahkan pusingnya lebih abadi daripada memahami konsep suatu rumus. Dengan memahami rumus, Pejuang PTN masuk dalam golongan orang-orang yang beriman, eh salah, maksudnya orang-orang yang sudah siap lulus SBMPTN.

Lalu, kenapa menghafal rumus membuat Pejuang PTN pusing lebih abadi daripada memahami rumus? Karena bila Pejuang PTN suatu saat menghadapi soal-soal yang mempermainkan rumus. Pejuang PTN pasti akan pusing memasukkan rumus yang Pejuang PTN hafal ke soal tersebut. Apalagi soal SBMPTN kali ini akan menampilkan soal-soal High Order Thinking Skill lebih banyak lagi. Beda dengan yang sudah memahami konsepnya karena dengan memahami konsep rumus, Pejuang PTN bisa mengubah rumus tersebut atau bahkan menciptakan rumus baru selama masih dalam koridor konsep yang benar.

Tpesantren 4: Curilah start, belajarlah untuk persiapan SBMPTN sedini mungkin.

INILAH KEUNTUNGAN ANAK PESANTREN MASUK KEDOKTERAN dibandingkan anak IPA.

Karena rata-rata anak kelas 3 SMA IPA belajar persiapan SBMPTN hanya 1-2 bulan sebelum tes SBMPTN dimulai karena mereka baru belajar setelah mengetahui mereka tidak lolos SNMPTN. Mereka menunggu hasil SNMPTN dulu dengan wajah “mupeng” dan perasaan harap-harap cemas. Setelah itu kecewa, down dan patah arang karena tidak lulus SNMPTN.

Setelah down bangkit lagi baru setelah itu siap-siap buat SBMPTN. Buat Pejuang PTN yang anak PESANTREN, Pejuang PTN langsung belajar siap-siap SBMPT dari sekarang. Ngebut menyalip mereka anak IPA yang lemah galau karena cintanya ditolak oleh mbak SNMPTN.

Tpesantren 5: Belajarlah dengan yang sudah ahli.

Bila tidak sempat mencuri start, belajarlah dengan mereka-mereka yang sudah lulus SBMPTN dan masuk kedokteran, atau belajarlah dengan mereka-mereka yang jago di masing-masing mata pelajaran SBMPTN. Misal, belajar Biologi sama anak jurusan Biologi. Pejuang PTN bisa menemui mereka-mereka yang jago di setiap bidang dan mereka yang sudah lulus SBMPTN masuk kedokteran di sini.

Tpesantren 6: Beranilah menghadapi Try Out IPA, kendalikan pikiran Pejuang PTN agar Pejuang PTN tidak alergi menghadapi soal IPA.

Jangan takut melihat hasilnya karena hasil apapun dari Try Out adalah gambaran evaluasi Pejuang PTN dan dengan gambaran tersebut Pejuang PTN bisa menentukan tindakan berikutnya. Kalau di Pedagocamp hasil try out Pejuang PTN bisa menjadi acuan para guru-guru yang sudah berpengalaman untuk menyusun metode belajar special untuk Pejuang PTN.

Tpesantren 7: Selalu berdoa, jangan lupa di setiap keberhasilan ada izin dari Tuhan.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Pejuang PTN semua khususnya anak-anak PESANTREN. Tetaplah semangat dan optimis menghadapi SBMPTN. Tetaplah percaya diri kalian bisa masuk jurusan kuliah manapun yang Pejuang PTN inginkan. Walaupun Pejuang PTN ingin sekali masuk kedokteran di PTN favorit, akan tetapi lebih baik bila Pejuang PTN mencoba mengetahui kecerdasan terpendam Pejuang PTN karena bila seseorang belajar dan berkarya sesuai dengan kecerdasan terpendam yang orang tersebut miliki maka orang tersebut bisa 100 kali lebih hebat daripada yang belajar dan berkarya tidak sesuai dengan kecerdasannya. (Pejuang PTN bisa mengetahui kecerdasan kalian di sini)

Baca Artikel Lainnya

Yang bisa bantu kamu jadi lebih siap menghadapi SBMPTN

Lihat artikel Lainnya

anak ips masuk kedokteran

By | Kedokteran | No Comments

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah?

Wahai Pejuang PTN. Tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini jurusan kedokteran adalah jurusan yang paling favorit. Alasannya jelas, karena kesehatan adalah hal yang utama dan dokter adalah profesi yang bisa menolong seseorang mengobati sakit. Belum lagi image yang ada saat ini mengenai dokter terutama di sinetron-sinetron yang kesannya wah, waw hingga ahay!

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah? | PedagoCamp

Masalahnya nih Pejuang PTN, kedokteran adalah jurusan yang “IPA banget. Bagaimana tidak, ilmu kedokteran berkaitan dengan ilmu biologi untuk mempelajari anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Belajar tentang kuman, pathogen, virus, sel, toksin, dan lainnya yang menjadi agen penyebab sakitnya manusia.

Selain biologi seorang dokter juga harus memahami kimia untuk mengetahui reaksi enzim, reaksi hidrolisis (sampai kaka sendiri pusing menulisnya), dan reaksi-reaksi lainnya yang dibutuhkan untuk memahami sebab akibat manusia bisa sakit dan cara mengobatinya. Ga Cuma itu Pejuang PTN, seorang dokter juga harus menguasai ilmu matematika untuk menghitung racikan obat yang ditulis dalam resep hingga ilmu fisika untuk menghitung ukuran radiasi yang tepat bila pasien membutuhkan penanganan pengobatan yang berhubungan dengan X-ray, rontgen dan masih banyak lainnya.

Terus pertanyaan yang mendasar buat kita semua dan mungkin buat Pejuang PTN, sebenarnya anak ips bisa masuk kedokteran kah? Bagaimana ya caranya? Anak-anak IPS masuk kedokteran itu memang sulit (saya tidak mengatakan tidak bisa karena belum ada info valid mengenai hal ini Pejuang PTN) lewat jalur undangan atau SNMPTN atau istilah lainnya nanti di tahun ini yang selalu berubah-ubah. Kenapa sulit? Karena jalur masuk PTN tanpa tes menilai siswa dari rapotnya. Bila rapot Pejuang PTN tidak ada nilai-nilai mata pelajaran IPA, lalu bagaimana Pejuang PTN bisa dipertimbangkan untuk diterima di jurusan kedokteran? Simple nya begitu. Jadi lupakan saja masuk kedokteran di PTN lewat jalur undangan atau SNMPTN.

Jalur yang bisa Pejuang PTN tempuh adalah jalur ujian tulis. Pejuang PTN akan bertarung, berkompetisi secara jantan, fair layaknya seorang kesatria lewat seleksi SBMPTN. Yoi guys wahai Pejuang PTN yang anak IPS. Pejuang PTN tuh orang-orang pilihan yang siap bertarung secara jantan. Jangan berkecil hati ya. Ingat! Ujian tulis tidak pernah memasang syarat untuk masuk jurusan kuliah IPA harus anak IPA jurusan IPS harus anak IPS. Kita lihat betapa banyaknya anak IPA yang masuk jurusan IPS alias pindah jurusan.

Nah di sini kaka mau sedikit memberi tips buat Pejuang PTN anak IPS bisa masuk kedokteran di PTN. Apa saja itu tips nya?

Ini dia tips-tipsnya:

Tips Jitu anak ips bisa masuk kedokteran

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah? | PedagoCamp 1

Tips 1: Fokuskan kegiatan untuk belajar menghadapi SBMPTN.

Buat Pejuang PTN yang anak IPS, Pejuang PTN merasa suasana kelas anak IPS jauh lebih berisik, ribut dan ramai seperti di medan perang Bandung Lautan Api dibandingkan anak IPA yang sunyi senyap seperti di dalam Goa. Hal itu wajar karena anak IPS memiliki jiwa sosial yang ingin memahami antar manusia dengan bergaul. Sementara anak IPA ingin memahami alam dari keteraturan yang dimilikinya yang tergambar dalam rumus-rumus.

Walaupun kelas Pejuang PTN ramai, banyak godaan yang mengajak Pejuang PTN untuk bermain, jalan-jalan bahkan tidur di belakang kelas. Cobalah untuk berkorban untuk menolak semua ajakan tersebut dan yakinlah Pejuang PTN bisa bermain, jalan-jalan, dan tidur sepuasnya (kalau perlu tidurnya main-main sambil jalan-jalan) setelah Pejuang PTN lulus SBMPTN masuk kedokteran di PTN.

Kalau Pejuang PTN takut dikucilkan teman? Bilang baik-baik ke mereka “Bro, sist, kalian main aja dulu tapi jangan ngajak gue, gue mau masuk kedokteran, kalo lu ntar sakit gua yang rawat deh. GRATIS. Kalo lu mau buka bisnis rumah sakit ntar gua yang bantu deh” niscaya teman-teman Pejuang PTN mentertawakan Pejuang PTN dan dibalik tawa mereka ada satu dua cewek yang menaruh hati pada Pejuang PTN (yaampun balik lagi jadi sinetron).

Kalau Pejuang PTN masih sulit fokus, Pejuang PTN bisa mencoba belajar di bimbel karantina persiapan SBMPTN karena di bimbel tersebut suasana akan dikondisikan sekondusif mungkin agar Pejuang PTN konsentrasi belajar persiapan SBMPTN hingga Pejuang PTN masuk kedokteran di PTN. Atau Pejuang PTN bisa panggil guru-guru yang emang jago mengatasi soal-soal SBMPTN. Ga harus dokter gurunya. Malah kalian akan lebih dapat manfaat kalo guru kalian itu memang kuliah di jurusan yang sesuai mapel SBMPTN. Misal guru matematika ya dari jurusan matematika, biologi ya dari jurusan biologi. Lebih paham mendalam mereka. Apalagi SBMPTN sekarang memakai soal High Order Thinking Skill (HOTS) jadi butuh penalaran yang lebih tinggi lagi. Mau cari guru-guru yang bisa ngajarin soal-soal HOTS? Pejuang PTN bisa klik di sini.

Anak ips bisa masuk kedokteran? Bisa kah? | PedagoCamp 2

Tips 2: Mulailah untuk mencoba pelajaran-pelajaran yang bukan berbasis menghafal, tetapi menghitung dan memahami konsep.

Pelajaran yang membutuhkan kemampuan menghafal tetap ada, tetapi sedikit berbeda, Contoh: Biologi. Bila sulit beradaptasi, maka Pejuang PTN bisa menggunakan bimbel karantina persiapan SBMPTN untuk membantu Pejuang PTN beradaptasi atau memanggil guru-guru yang memang jago di bidangnya di sini.

Tips 3: Suka tidak suka harus mempelajari rumus-rumus dalam waktu singkat. Jangan dihafal, tapi pelajari konsepnya.

Karena menghafal rumus jauh lebih memusingkan dan bahkan pusingnya lebih abadi daripada memahami konsep suatu rumus. Dengan memahami rumus, Pejuang PTN masuk dalam golongan orang-orang yang beriman, eh salah, maksudnya orang-orang yang sudah siap lulus SBMPTN.

Lalu, kenapa menghafal rumus membuat Pejuang PTN pusing lebih abadi daripada memahami rumus? Karena bila Pejuang PTN suatu saat menghadapi soal-soal yang mempermainkan rumus. Pejuang PTN pasti akan pusing memasukkan rumus yang Pejuang PTN hafal ke soal tersebut. Apalagi soal SBMPTN kali ini akan menampilkan soal-soal High Order Thinking Skill lebih banyak lagi. Beda dengan yang sudah memahami konsepnya karena dengan memahami konsep rumus, Pejuang PTN bisa mengubah rumus tersebut atau bahkan menciptakan rumus baru selama masih dalam koridor konsep yang benar.

Tips 4: Curilah start, belajarlah untuk persiapan SBMPTN sedini mungkin.

INILAH KEUNTUNGAN ANAK IPS MASUK KEDOKTERAN dibandingkan anak IPA.

Karena rata-rata anak kelas 3 SMA IPA belajar persiapan SBMPTN hanya 1-2 bulan sebelum tes SBMPTN dimulai karena mereka baru belajar setelah mengetahui mereka tidak lolos SNMPTN. Mereka menunggu hasil SNMPTN dulu dengan wajah “mupeng” dan perasaan harap-harap cemas. Setelah itu kecewa, down dan patah arang karena tidak lulus SNMPTN.

Setelah down bangkit lagi baru setelah itu siap-siap buat SBMPTN. Buat Pejuang PTN yang anak IPS, Pejuang PTN langsung belajar siap-siap SBMPT dari sekarang. Ngebut menyalip mereka anak IPA yang lemah galau karena cintanya ditolak oleh mbak SNMPTN.

Tips 5: Belajarlah dengan yang sudah ahli.

Bila tidak sempat mencuri start, belajarlah dengan mereka-mereka yang sudah lulus SBMPTN dan masuk kedokteran, atau belajarlah dengan mereka-mereka yang jago di masing-masing mata pelajaran SBMPTN. Misal, belajar Biologi sama anak jurusan Biologi. Pejuang PTN bisa menemui mereka-mereka yang jago di setiap bidang dan mereka yang sudah lulus SBMPTN masuk kedokteran di sini.

Tips 6: Beranilah menghadapi Try Out IPA, kendalikan pikiran Pejuang PTN agar Pejuang PTN tidak alergi menghadapi soal IPA.

Jangan takut melihat hasilnya karena hasil apapun dari Try Out adalah gambaran evaluasi Pejuang PTN dan dengan gambaran tersebut Pejuang PTN bisa menentukan tindakan berikutnya. Kalau di Pedagocamp hasil try out Pejuang PTN bisa menjadi acuan para guru-guru yang sudah berpengalaman untuk menyusun metode belajar special untuk Pejuang PTN.

Tips 7: Selalu berdoa, jangan lupa di setiap keberhasilan ada izin dari Tuhan.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Pejuang PTN semua khususnya anak-anak IPS. Tetaplah semangat dan optimis menghadapi SBMPTN. Tetaplah percaya diri kalian bisa masuk jurusan kuliah manapun yang Pejuang PTN inginkan. Walaupun Pejuang PTN ingin sekali masuk kedokteran di PTN favorit, akan tetapi lebih baik bila Pejuang PTN mencoba mengetahui kecerdasan terpendam Pejuang PTN karena bila seseorang belajar dan berkarya sesuai dengan kecerdasan terpendam yang orang tersebut miliki maka orang tersebut bisa 100 kali lebih hebat daripada yang belajar dan berkarya tidak sesuai dengan kecerdasannya. (Pejuang PTN bisa mengetahui kecerdasan kalian di sini)

Baca Artikel Lainnya

Yang bisa bantu kamu jadi lebih siap menghadapi SBMPTN

Lihat artikel Lainnya
1
Salam, ada yang bisa kami bantu?
Powered by