fbpx
All Posts By

bimbel

SKB CPNS 2019 Adalah Tes Setelah SKD

By UncategorizedNo Comments

skb cpns 2019 adalah 1

skb cpns 2019 adalah

SKB CPNS 2019 adalah tahapan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Tahapan CPNS tengah memasuki tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Rencananya, pengumuman hasil SKD akan dilakukan pada pertengahan Maret 2020. Mereka yang lolos dalam tahapan SKD akan mengikuti seleksi berikutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Persiapkan diri menghadapi SKB dengan cara mengikuti bimbel.

Apa saja yang perlu diketahui mengenai SKB? Kuota Peserta yang dapat mengikuti SKB harus melampaui nilai ambang batas dari ketiga subtes yang diujikan saat SKD. Peserta SKB paling banyak tiga kali jumlah kebutuhan masing-masing formasi jabatan berdasarkan pemeringkatan nilai SKD. Jika peserta memperoleh nilai SKD sama pada tiga komponen subtes dan berada pada ambang batas jumlah kebutuhan formasi, maka seluruhnya diikutkan SKB.

Dilansir dari Twitter @BKNgoid, peserta yang melanjutkan ke tahap SKB adalah peserta yang mendapatkan niai tertinggi dari tes SKD.

Kuota peserta yang akan melanjutkan SKB berjumlah 3 kali dari kuota yang dibutuhkan instansi tersebut.

Jika ada peserta yang memiliki nilai SKD yang sama, maka kelulusan SKD akan didasarkan pada nilai yang lebih tinggi berurutan dari mulai TKP, TIU dan TWK.

Apabila terdapat sejumlah peserta yang memiliki nilai SKD yang sama maka nilai sub-test TKP, TIU dan TWK, maka seluruh peserta akan diikutkan untuk melanjutkan ke tahap SKB.

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ini adalah tahap terakhir sebelum penentuan PNS.

skb cpns 2019 adalah 2

Materi SKB untuk jabatan fungsional disusun oleh instansi pembina jabatan fungsional. Pelaksanaan dan materi SKB di instansi pusat selain dengan CAT dapat pula berupa tes potensi akademik dan tes praktik kerja. Selanjutnya tes bahasa asing, tes fisik atau sesamaptaan, psikotes, tes kesehatan jiwa dan wawancara sesuai yang disyaratkan di jabatan. 

Jabatan yang berfungsi sangat teknis atau keahlian khusus seperti Pranata Komputer, SKB dapat dilakukan dalam bentuk tes praktik kerja. Sedangkan instansi daerah yang menyelenggarakan SKB selain dengan CAT, wajib menetapkan pedoman atau panduan pelaksanaan dan menyampaikan materi dengan tembusan Kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas 1 sebelum pelaksanaan SKD dimulai. 

Materi SKB untuk jabatan pelaksanaan yang bersifat teknis dapat menggunakan soal SKB yang bersesuaian atau masih satu rumpun dengan jabatan fungsional terkait. “Passing grade atau ambang batas akan diatur dalam Dalam Permen PAN RB tersendiri,” tulis BKN.

SKB CPNS 2019 Kapan Akan Berlangsungnya?

By UncategorizedNo Comments

skb cpns 2019 kapan 1

skb cpns 2019 kapan

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan hasil tes SKD CPNS 2019. Sekaligus SKB CPNS 2019 kapan akan berlangsungnya. Persiapkan diri Anda dengan mengikuti bimbel khusus SKB.

Sesuai jadwal, pengumuman hasil tes SKD (Seleksi Kompetensi Bidang) CPNS 2019 dilakukan secara serentak dimulai 22 sampai 23 Maret 2020 di website instansi masing-masing.

BKN juga mengumumkan tahapan tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang)  CPNS 2019 diselenggarakan mulai 25 Maret sampai 10 April 2020 mendatang.

 Pemerintah memutuskan menunda jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 hingga menunggu ketetapan selanjutnya.

Dalam agenda yang disusun Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2019, tes SKB CPNS sejatinya dilaksanakan pada 25 Maret 2020. Namun jadwal tersebut terpaksa ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. 

Penundaan jadwal itu menyusul status Tanggap Darurat Bencana Nasional Non-Alam Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah hingga tanggal 29 Maret 2020, serta imbauan Presiden Joko Widodo untuk bekerja di rumah atau work from home, dan menghindari keramaian.

“Pelaksanaan SKB yang semula pelaksanaannya mulai 25 Maret 2020 ditunda sampai ada kebijakan lebih lanjut berdasarkan evaluasi oleh panselnas. Hasilnya akan kami beritahukan melalui surat edaran,” seperti dikutip dari surat yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (17/3).

skb cpns 2019 kapan 2

SKB merupakan tahap seleksi lanjutan bagi CPNS yang lolos dalam Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).

Penundaan ini diputuskan dengan mempertimbangkan status tanggap darurat bencana nasional nonalam akibat pandemi covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara pengumuman hasil SKD sendiri akan tetap disampaikan pada 22-23 Maret 2020 melalui portal resmi penerimaan CPNS 2019 dari masing-masing instansi.

Pelaksanaan tes SKD telah digelar sejak Januari hingga Februari lalu. Tes ini merupakan seleksi tahap kedua bagi CPNS yang lulus tes pemberkasan.

Tes SKD menguji CPNS di tiga kompetensi yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), intelegensia umum (TIU), dan tes kepribadian (TKP).

Bagi CPNS yang lolos tes SKD akan lanjut pada tes SKB. Tes ini merupakan tahap akhir sebelum CPNS dinyatakan diterima sebagai PNS dan menerima nomor induk pegawai.

Keputusan ini disampaikan Panselnas melalui Surat Menpan RB Nomor B/318/M.SM.01.00/2020 Tanggal 17 Maret 2020 perihal Penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019. Sementara, untuk instansi pemerintah pusat dan daerah yang telah menentukan jadwal dan menyiapkan sarana/prasarana agar berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Direktorat Jenderal Pembendaharaan Kementerian Keuangan.

Tes SKB CPNS 2020 yang Perlu Diketahui

By UncategorizedNo Comments

tes skb cpns 2020 1

tes skb cpns 2020

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur Nur Kholis memastikan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ditunda. Hal ini menyusul wabah virus corona yang semakin meluas. Ini berarti kesempatan untuk belajar semakin panjang. Pelajari soal tes SKB CPNS 2020 bisa melalui bimbel.

Jadwal SKB CPNS semestinya dilaksanakan tanggal 26 Maret 2020. Namun, BKN selaku pelaksana tes telah menundanya. Mengingat saat ini tengah merebak wabah virus Corona atau COVID-19.

Jumlah tes selama pelaksanaan SKB ini berbeda-beda setiap instansi pemerintah. Sejumlah instansi hanya mensyaratkan SKB dilakukan hanya lewat CAT, sementara banyak pula instansi yang mensyaratkan pelamar CPNS melakukan sejumlah tahapan seleksi dari psikotes hingga wawancara.

Setiap formasi akan dihadapkan dengan jenis ujian berbeda. Umumnya, pelamar akan dihadapkan dengan ujian CAT dengan soal-soal seputar bidang yang dilamar.

Daftar rangkaian tes SKB yang harus dijalani pelamar CPNS ini bisa dilihat pada dokumen pedoman resmi setiap instansi pemerintah yang membuka lowongan formasi.

tes skb cpns 2020 2

Jika tahapannya berbentuk ujian lewat CAT, materi soal tes SKB yang diujikan sangat terkait dengan bidang formasi serta instansi yang dilamar calon abdi negara.

Berikut ini kisi-kisi materi soal CPNS tes SKB CPNS 2018 dari akun twitter resmi BKN, @BKNgoid:

  1. Pahami jabatan yang dilamar

BKN mengumumkan terdapat 2 jenis jabatan atau formasi yang nantinya mempengaruhi jenis soal yang akan diujikan pada ujian SKB.

Kedua jenis jabatan tersebut yaitu Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Jabatan Pelaksana (JP).

Anda harus memahami formasi dan jenis jabatan apa yang Anda lamar di CPNS 2019 nanti.

Apakah masuk dalam JFT atau JP

  1. Menentukan jenis jabatan yang dilamar Jabatan Fungsional Tertentu – JFT atau bukan

Anda harus mencari tahu jenis jabatan yang Anda lamar, apakah termasuk JFT atau bukan.

Yang termasuk dalam jenis JFT antara lain profesi seperti guru, dokter, apoteker dan lain sebagainya.

Apabila Anda masih bingung dalam menentukannya, Anda bisa memcari tahu lewat peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

  1. Pahami jenis tugas pada jabatan yang dilamar yang termasuk JP

Peserta CPNS yang melamar jenis JP harus mempelajari jenis tugas apa yang ada pada jabatan JP tersebut.

Inilah Serba-Serbi SKB Lengkap!

By UncategorizedNo Comments

tes skb adalah 1

tes skb adalah

Tes SKB adalah tes Seleksi Kompetensi Bidang. Sebagian para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019 saat ini telah melakukan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Pengumuman hasil SKD akan dirilis pada Maret 2019. Sekarang, saatnya persiapkan diri Anda untuk mengikuti tes SKB. Anda bisa mengikuti bimbel seperti Sukses CPNS.

Bagi peserta SKD yang lolos, akan melanjutkan tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Hasil nilai SKD dan SKB nantinya akan diintegrasikan untuk menentukan siapa saja yang lolos ke tahap pemberkasan.

Berdasarkan Permenpan RB No.24/2019 mengenai passing grade, nilai sub tes SKD yang dapat dinyatakan lolos passing grade adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 126, Tes Intelegensi Umum (TIU) 80, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 65.

Seleksi penerimaan CPNS dilakukan dengan dua tahap, yakni tahap seleksi kompetensi dasar atau SKD dan tahap seleksi kompetensi bidang atau SKB.

Setiap pelamar cpns yang lulus seleksi administrasi dan telah mendapatkan nomor ujian SKD pasti akan mengikuti seleksi SKD. Namun tidak semua peserta ujian SKD akan mengikuti seleksi kompetensi bidang, karena untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang, harus lulus passing grade seleksi SKD yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi nasional. Begitu juga untuk Anda yang nanti lulus tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019, bersiap-siap untuk menghadapi tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019.

tes skb adalah 2

Kisi-kisi materi ujian SKB dari BKN itu dapat Anda pahami dan pelajari sebagai persiapan dalam menghadapi ujian SKB CPNS 2019 nanti.

Yang perlu Anda ingat adalah materi tes SKB 2019 berbeda-beda untuk setiap jabatan yang Anda pilih. Jadi soal ujian SKB CPNS 2019 tergantung pada jenis jabatan dan formasi yang Anda pilih nantinya.

Oleh karena itu, jangan abaikan kisi-kisi ujian SKB yang dibagikan BKN ini, karena hal ini sangat penting, sehingga Anda tidak salah jalur dalam mempelajari contoh-contoh soal SKB.

Peraturan Kemenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 menyebutkan tes SKB meliputi antara lain computer assisted test (CAT), tes potensi akademik, tes praktik kerja, tes bahasa asing, tes fisik atau kesamaptaan, psikotes, tes kesehatan jiwa, dan/atau wawancara.

Jumlah tes selama pelaksanaan SKB ini berbeda-beda setiap instansi pemerintah. Sejumlah instansi hanya mensyaratkan SKB dilakukan hanya lewat CAT, sementara banyak pula instansi yang mensyaratkan pelamar CPNS melakukan sejumlah tahapan seleksi dari psikotes hingga wawancara.

Setiap formasi akan dihadapkan dengan jenis ujian berbeda. Umumnya, pelamar akan dihadapkan dengan ujian CAT dengan soal-soal seputar bidang yang dilamar.

Tes Fisik Akpol 2020 Seperti Inilah Tesnya

By UncategorizedNo Comments

tes fisik akpol 2020 1

tes fisik akpol 2020

Akademi Kepolisian akan banyak terdapat kegiatan yang membutuhkan fisik yang prima, sehingga hanya calon yang memiliki kemampuan fisik baguslah yang berhak mengikuti pendidikan di Akpol. Tapi jangan khawatir, kemampuan fisik bukanlah  suatu bawaan lahir, kemampuan ini bisa dilatih apabila adik-adik benar-benar berniat untuk ikut tes fisik akpol 2020 saat seleksi menjadi Taruna Akpol. Hanya latihan yang rutin dan sungguh-sungguh sajalah yang dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Bisa juga kamu belajar di bimbel. Latihan-latihan pembinaan fisik yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Latihan lari selama 12 menit

Latihan pertama yaitu lari selama 12 menit. Sebaiknya lakukan latihan ini dengan mengelilingi lapangan sepak bola yang berukuran standar 400 meter. Untuk calon peserta pria setidaknya dapat mencapai 6 kali (2400 meter) selama 12 menit tersebut. Untuk calon wanita setidaknya mencapai 5 kali (2000 meter). Lakukan latihan lari ini secara rutin agar kemampuan dapat meningkat dari waktu ke waktu.

Sit Up

Sit Up secara mudahnya adalah gerakan duduk-bangun. Lakukan latihan untuk memperkuat otot perut. Posisi tangan dianyam di belakang kepala. Ketika bangun upayakan sampai mencium lutut. Lakukan gerakan ini minimal 35 kali untuk pria dan 30 kali untuk wanita. Seluruh gerakan dilakukan tidak lebih dari 1 menit.

tes fisik akpol 2020 2

Pull Up (pria) dan Chinning (wanita)

Latihan berikutnya adalah melakukan pull up (pria) dengan cara seperti bergantung pada tiang horizontal seperti gambar kemudian menarik badan keatas sampai dagu melewati tiang itu dan kembali turun sampai tangan lurus. Setidaknya lakukan latihan ini sebanyak 10 kali, dengan gerakan yang sempurna. Lebih baik sedikit demi sedikit tetapi sempurna dari pada banyak tapi gerakannya tidak sempurna. Untuk calon wanita lakukan chinning dengan berdiri di depan tiang mendatar, dengan kaki tetap menginjak tanah, kemudian tarik badan ke depan dan kembali ke belakang, setidaknya lakukan sebanyak 40 kalo secara sempurna.

Shuttle Run

Shuttle run adalah lari membentuk angka 8 diantara 2 buah tiang yang berjarak 10 meter sebanyak 3 kali sampai kembali ke tempat start semula. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.

Push Up

Push Up adalah gerakan naik turun dengan bertumpu pada kedua tangan dan kaki. Untuk laki-laki bertumpu pada ujung kaki, dan wanita bertumpu pada lutut. Saat turun badan tidak menyentuh tanah, dan pada saat naik tangan kembali lurus. Lakukan gerakan secara sempurna untuk laki-laki setidaknya 35 kali dan 30 kali untuk wanita. Seluruh gerakan dilakukan tidak lebih dari 1 menit.

Renang

Lakukan latihan renang dengan gaya bebas (gaya apa saja yang dikuasai). Berlatihlah berenang setidaknya mencapai jarak 25 meter.

Pembukaan Tes Akpol atau Akademi Polisi 2020

By UncategorizedNo Comments

pembukaan tes akpol 2020 1

pembukaan tes akpol 2020

Pembukaan Tes Akpol 2020 telah dilakukan. Pendaftaran Taruna Taruni Akpol 2020 telah dibuka. Persiapkan diri Anda dengan mengikuti bimbel.

Pendaftaran Online Taruna Taruni Akpol 2020 di laman penerimaan.polri.go.id dijadwalkan mulai Sabtu (7/3/2020) sampai dengan Senin (23/3/2020) mendatang.

Pendaftaran Taruna/i Akpol 2020 diumumkan melalui surat Pengumuman Kapolri nomor PENG/6/III/DIK.2.1./2020 tentang Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol TA 2020.

Dalam pengumuman tersebut rekrutmen Terpadu Taruna/i Akpol TA 2020 merupakan penerimaan calon Perwira Polri untuk menjadi Perwira Pertama Porli dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA) melalui pendidikan pembentuk Taruna/i Akpol.

Simak informasi selengkapnya tentang Penerimaan Taruna Akpol 2020, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya:

pembukaan tes akpol 2020 2

Akademi Kepolisian, Bintara Polri dan Tamtama Polri.

Syaratnya sebagai berikut :

Cara melakukan pendaftaran

  1. Membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan. polri.go.id.
  2. Pendaftar memilih jenis seleksi Taruna/taruni Akpol pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat ibantu oleh panitia daerah).
  3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.
  4. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.
  5. Setelah berhasil mengisi form registrasi online, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar.
  6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polres/Polda.

Jadwal seleksi penerimaan

Pendaftaran online: 7-23 Maret 2020.

Verifikasi calon dan dokumen: 9-27 Maret 2020.

Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan seumpah panitia, calon Taruna Akpol, Bintara dan Tamatama serta orang tua wali: 28 Maret 2020.

Pemeriksaan administrasi awal, pengumuman dan kirim hasil (Akpol, Bintara dan Tamtama): 29 Maret-4 April 2020.

Untuk jadwal pelaksanaan seleksi selanjutnya akan diinformasikan lebih lanjut oleh panitia penerimaan terpadu anggota Polri T.A. 2020.

Tanggal Tes Akpol 2020 Terbaru dan Terupdate

By UncategorizedNo Comments

tanggal tes akpol 2020 1

tanggal tes akpol 2020

Kepolisian Negara Republik Indonesia telah membuka penerimaan anggota Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama untuk angkatan tahun 2020. Inilah tanggal tes Akpol 2020. Persiapkan diri Anda dengan mengikuti bimbel

Akademi Kepolisian (Akpol) merupakan sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak perwira Polri.

Akpol termasuk dalam unsur pelaksana pendidikan pembentukan Perwira Polri yang berada di bawah Kalemdikpol (Kepala Lembaga Pendidikan Polri).

Pembukaan Pendaftaran Taruna Akpol 2020 diumumkan melalui surat Pengumuman Kapolri nomor PENG/6/III/DIK.2.1./2020 tentang Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol TA 2020.

tanggal tes akpol 2020 2

Dalam pengumuman tersebut rekrutmen Terpadu Taruna/i Akpol TA 2020 merupakan penerimaan calon Perwira Polri untuk menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA) melalui pendidikan pembentuk Taruna/i Akpol.

Pendaftaran Online di laman penerimaan.polri.go.id dijadwalkan mulai Sabtu (7/3/2020) sampai dengan Senin (23/3/2020) mendatang.

Pendidikan akan dimulai pada 5 Agustus 2020 dengan jumlah peserta didik 250 orang rincian 220 pria dan 30 wanita.

Pendaftaran dan seleksi diselenggarakan oleh seluruh Polda sebagai Panitia Daerah (Panda).

Sementara seleksi tingkat pusat oleh Mabes Polri sebagai Panitia Pusat.

Sehubungan dengan upaya pencegahan virus corona, Polda Jabar melakukan penyesuaian jadwal seleksi penerimaan terpadu anggota polri T.A (Tamtama, Brigadir, Akpol) 2020.  Pertama, Polda Jabar memperpanjang waktu pendaftaran online penerimaan anggota Polri T.A (Tamtama, Brigadir, Akpol) 2020 hingga 14 hari, yaitu dari 7 Maret 2020 sampai dengan 6 April 2020.

Selain perpanjangan waktu pendaftarkan online, berikut penyesuaian jadwal penerimaan anggota polri secara keseluruhan: 

  1. Selasa (7/4/2020) sampai dengan Jumat (10/4/2020) verifikasi bagi yang mendaftar tanggal 6 April 2020. Selanjutnya Sabtu (11/4/2020) pakta integritas dan pengambilan sumpah. 
  2. Senin (20/4/2020) adalah Rikkes I dan pengumuman untuk Akpol, sedangkan hari Jumat kosong karena awal puasa. Dilanjutkan hari Sabtu (25/4/2020) sampai dengan Selasa (28/4/2020) Rikkes I dan pengumuman untuk Tamtama. 
  3. Selanjutnya, Rabu (29/4/2020) dan Kamis (30 /4/2020) pemeriksaan psikologi I untuk Akpol, dan pada hari itu juga ada pemeriksaan kesehatan untuk calon Bintara.  
  4. Sabtu (2/5/2020) pemeriksaan psikilogi ke I untuk calon Tamtama.  
  5. Senin (4/5/2020) pemeriksaan kesehatan tahap I, Selasa (5/5/2020) dan Rabu (6/5/2020 ) ujian akademik calon Taruna Akpol.   
  6. Jumat (8/5/2020) ujian akademik calon Tamtama Polri. 
  7. Senin (11/5/2020) sampai dengan Sabtu (16/52020), TKK aspek keterampilan dan perilaku. Rabu (13/5/2020) sidang penentuan ikut Rikkes tahap II untuk calon Taruna Akpol dan calon Tamtama. 
  8. Senin (18/5/2020) sampai dengan Rabu (20/5/2020) pemeriksaan kesehatan tahap I untuk calon Bintara. 

Persyaratan Tes Akpol 2020 Lengkap dan Terupdate

By UncategorizedNo Comments

persyaratan tes akpol 2020 1

persyaratan tes akpol 2020

Persyaratan tes Akpol 2020 adalah sebagai berikut. Akademi Kepolisian atau sering disingkat akpol adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak perwira polri. Akpol adalah unsur pelaksana pendidikan pembentukan perwira polri yang berada di bawah jajaran lemdiklat polri (lembaga pendidikan & latihan polri). berdasarkan peraturan kapolri nomor 21 tahun 2010. Sekarang mulai bermunculan bimbel yang bisa membantu membimbing untuk ikut tes akpol.

persyaratan tes akpol 2020 2

PERSYARATAN MASUK AKPOL

  1. Persyaratan umum: 
    1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
    2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
    3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
    4. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
    5. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
    6. Berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri;
    7. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK);
    8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
    9. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota Kepolisian.

  2. Persyaratan khusus: 

    1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
    2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA jurusan IPA/IPS (bukan lulusan dan atau berijazah Paket A, B dan C) dengan ketentuan:
      1. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan):
          • Tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,5;
          • Tahun 2015 s.d. 2018 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
          • Tahun 2019 akan ditentukan kemudian.
      2. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
          • Tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,0;
          • Tahun 2015 s.d. 2017 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
          • Tahun 2018 dengan nilai rata-rata minimal 55,00;
          • Tahun 2019 akan ditentukan kemudian
      3. Bagi lulusan tahun 2019 (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
      4. Bagi yang berusia 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan nilai Ujian Nasional minimal 75,00.
    3. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;

    4. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):

      1. Pria : 165 (seratus enam puluh lima) cm;
      2. Wanita : 163 (seratus enam puluh tiga) cm
    5. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
    6. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
    7. Bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal/TMS karena tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) tidak dapat mendaftar kembali;
    8. Mantan Siswa/i yang diberhentikan tidak dengan hormat dari proses pendidikan oleh lembaga pendidikan yang dibiayai oleh anggaran negara tidak dapat mendaftar;
    9. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
    10. Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;
    11. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Dikdasmen Kemdikbud;
    12. Berdomisili minimal 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
    13. Bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas XII dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY sedangkan untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK;
    14. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri;
    15. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali;
    16. Tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain;
    17. Bagi calon Taruna/i yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan;
    18. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
      1. Mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
      2. Bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna/i Akpol

Tes SKB Pranata Komputer CPNS 2019

By UncategorizedNo Comments

tes skb pranata komputer 1

tes skb pranata komputer

Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) merupakan tahapan lanjutan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Mereka yang berhak mengikuti SKB adalah peserta yang dinyatakan lolos tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tes SKB Pranata Komputer sebaiknya Anda ketahui dari jauh-jauh hari. Anda bisa mempelajari soal-soalnya dengan mengikuti bimbel.

Apa saja yang akan diujikan dalam SKB?

Berikut penjelasan mengenai SKB dikutip dari Permenpan-RB Nomor 23 Tahun 2019: Materi SKB 

Materi SKB untuk jabatan fungsional disusun oleh instansi pembina jabatan fungsional selanjutnya diintegrasikan ke dalam bank soal CAT BKN. Lalu, materi SKB untuk jabatan pelaksana yang bersifat teknis dapat menggunakan soal SKB yang bersesuaian atau masih satu rumpun dengan jabatan fungsional terkait. Pelaksanaan dan materi SKB di instansi pusat selain dengan CAT, dapat pula berupa: Tes potensi akademik Tes praktik kerja Tes bahasa asing Tes fisik atau kesamaptaan Psikotes, Tes kesehatan jiwa, dan/atau Wawancara .

Ketentuan pelaksanaan SKB Dalam pelaksanaan SKB, ada sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan. Beberapa di antaranya sebagai berikut: Jumlah peserta yang dapat mengikuti SKB paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan atau formasi setiap jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD. Instansi dapat melaksanakan SKB sebelum pelaksanaan SKD dengan sistem CAT setelah mendapat persetujuan dari Menteri. Bagi instansi pusat yang tidak menyelenggarakan SKB dengan sistem CAT, dapat menggunakan paling sedikit 2 jenis atau bentuk tes lain. Pelaksanaan SKB di instansi daerah wajib menggunakan CAT. Instansi daerah yang akan menyelenggarakan SKB tambahan selain dengan CAT, wajib menetapkan pedoman atau panduan pelaksanaan SKB dan menyampaikan kepada Menteri dengan tembusan Kepala BKN selaku Ketua Tim Pelaksana Panselnas, 1 minggu sebelum pelaksanaan SKD dimulai. 

tes skb pranata komputer 1

Panitia seleksi nasional dapat membatalkan hasil SKB jika penyelenggaraannya tidak sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Dalam hal terjadi pembatalan hasil SKB, instansi diberikan kesempatan untuk melaksanakan SKB ulang, setelah mendapat persetujuan dari Menteri. Dalam hal terdapat jabatan yang bersifat sangat teknis atau keahlian khusus, seperti: Pranata Komputer, Instansi Daerah dapat melaksanakan SKB dalam bentuk tes praktek kerja. Instansi daerah hanya diperkenankan menambah 1 jenis tes selain SKB dengan CAT dan diberikan bobot paling tinggi 40 persen dari total nilai atau hasil SKB. Dengan demikian,  bobot nilai SKB dengan CAT menjadi 60 persen dari total nilai atau hasil SKB.

Hal tersebut sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh jabatan, dengan paling sedikit 2 jenis atau bentuk tes. Jika instansi menetapkan terdapat materi SKB yang menggugurkan, harus diinformasikan atau dicantumkan dalam pengumuman pendaftaran di masing-masing instansi.

Tes kerja praktek bidang IT lebih banyak menguji kemampuan pemrograman dan database. Biasanya kita dibebaskan untuk memilih bahasa pemrograman apa yang akan digunakan. Jadi saran saya silahkan latihan membuat sebuah aplikasi CRUD sederhana lengkap dengan databasenya. Untuk database tentunya disarankan menggunakan MySql atau Oraqle (umumnya MySql). Jangan berharap akan disediakan aplikasi webserver semacam XAMPP, WAMP dan sejenisnya, sehingga perlu untuk menguasai sintaks-sintaks dasar MySql.

Soal yang dikerjakan sudah pasti berupa pilihan ganda ya rekan-rekan. Tapi ada juga yang jenis soalnya adalah coding. Bisa dalam bentuk membuat program/web/DB. Tapi itu bukan dalam tes CAT SKB nya dan setau saya hanya beberapa K/L yang mengadakan SKB seperti itu.

Tips Lolos Seleksi CPNS 2019 Terampuh

By UncategorizedNo Comments

tips lolos seleksi cpns 1

tips lolos seleksi cpns

Tips lolos seleksi CPNS sebaiknya Anda cari tahu dari sekarang. Selain itu, Anda bisa ikut bimbel untuk tes mempersiapkan diri pula. Sebanyak lebih dari 152 ribu formasi dibuka pada seleksi tahun ini. Hal ini jelas disambut baik oleh mereka yang ingin menjadi aparatur sipil negara (ASN) sebagai profesinya.

Menjelang pendaftaran CPNS, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh peserta. Mulai dari menyiapkan berkas, menentukan formasi yang akan dipilih, mempelajari soal seleksi CPNS, hingga mempersiapkan mental.

tips lolos seleksi cpns 2

Bagi Anda yang berniat mencoba tes CPNS tahun ini, berikut adalah tips yang perlu Anda ketahui agar sukses lolos tes CPNS

  1. Siapkan berkas dari jauh hari

Ada lima berkas yang harus Anda persiapkan sebelum mendaftar CPNS, yaitu KTP, foto diri bebas dan formal, ijazah, dan transkrip nilai. Persiapkan berkas serta dokumen tersebut dengan teliti dari jauh hari dan pastikan berkas yang Anda butuhkan sudah lengkap.

Sebelum mendaftar, Anda juga harus terlebih dahulu memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) telah terdaftar di Dukcapil.

 

  1. Tentukan formasi yang akan dipilih

Sebelum menentukan formasi, Anda harus mempertimbangkan dengan matang apakah Anda ingin bersaing di tingkat kementerian, tingkat provinsi, atau tingkat kabupaten dan kota.

Perlu diperhatikan bahwa pelamar tingkat kementerian cenderung lebih tangguh dibandingkan dengan tingkat yang lebih rendah. Anda juga harus mempersiapkan diri dengan lebih gigih. Untuk memperbesar peluang lolos seleksi, pertimbangkan untuk memilih formasi di tingkat pemerintah daerah.

 

  1. Kerjakan dengan tenang

Ketenangan dalam mengerjakan soal tes SKD CPNS sangat diperlukan. Apalagi bila kamu sangat mendambakan posisi PNS dan baru pertama kali mengikuti proses CPNS. Jangan biarkan rasa gugup menguasai diri kamu saat tes SKD. Kalau kamu terlalu gugup, justru akan menghilangkan fokus untuk mengerjakan tes SKD. 

  1. Datang lebih awal Kamu lebih baik datang lebih awal untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti terkena macet, tersasar, atau kendala di kendaraan yang kamu bawa. Datang satu jam lebih awal di lokasi tes SKD bisa kamu coba. Bila terlambat datang ke lokasi tes SKD, waktu untuk mengerjakan soal ujian akan berkurang.

 

  1. Percaya diri

Anda sudah mempersiapkan semua dengan baik, mulai dari memastikan kelengkapan berkas, menentukan pilihan formasi, hingga menguasai ketiga bidang tes CPNS. Maka selanjutnya Anda harus menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan sendiri.

Percayalah bahwa Anda pasti bisa mengerjakan soal dengan lancar. Rasa optimistis dapat memberi sugesti yang positif ke alam bawah sadar, sehingga Anda akan merasa lebih siap secara mental.